5 Film Psikologi Paling Mind-Blowing!


Film Psikologi – Seiring dengan perkembangan industri perfilman dunia, maka genrenya pun juga akan turut berkembang. Salah satu genre yang paling banyak diminati adalah genre film psikologi yang hingga detik ini masih populer di pasaran. Film psikologi disini bukan berarti tentang ilmu-ilmu psikologi yang digambarkan secara gamblang melalui alur film, tetapi lebih membahas pada bagaimana karakter manusia. Ingat bahwa setiap manusia di muka bumi ini memiliki beragam karakter?

Film psikologi ini genrenya lebih fokus pada bagaimana emosi karakternya sehingga biasanya akan disandingkan dengan genre lainnya seperti horror, action, hingga thriller sekalipun. Atas dasar itulah, penonton yang menonton film-film psikologi ini biasanya akan tercengang dengan segala alur dan ending yang ada. Tak jarang, penonton pun akan merasa jiwanya terguncang selama berhari-hari karena alurnya yang terlalu mempengaruhi keadaan jiwa.

Lantas, apa saja sih rekomendasi film psikologi terbaik yang hingga detik ini masih sering diperbincangkan oleh banyak orang? Yuk, segera simak ulasannya berikut ini!


1. Get Out (2017)


Film psikologi pertama adalah Get Out yang tayang pada 23 Januari 2017. Menceritakan tentang Chris Washington, seorang fotografer berkulit hitam yang hendak datang ke rumah pacarnya, Rose, di Upstate New York. Mulanya, Chris ragu untuk datang ke rumah Rose karena takut akan ada kerasisan dari keluarga pacarnya itu.

Orang tua Rose diyakini adalah seorang ahli bedah saraf dan hipnoterapis. Namun saat Chris sampai ke rumah tersebut, ada gelagat aneh dari pengurus rumah tangganya yang sama-sama berkulit hitam, Georgina. Rasa curiga Chris semakin menjadi-jadi saat ada banyak konglomerat berkulit putih yang datang ke rumah Rose untuk acara tahunan Armitages.

2. Parasite (2019)


Rekomendasi film psikologi selanjutnya adalah Parasite yang bahkan memenangkan penghargaan Oscar! Menceritakan tentang bagaimana keluarga miskin yang menyamar supaya dapat menyusup ke rumah orang kaya. Sekilas, memang film Parasite ini memiliki plot biasa, tetapi seiring berjalannya waktu akan ada banyak sindiran sosial dan plot twist di dalamnya!

3. Shutter Island (2010)


Rekomendasi film psikologi ketiga adalah Shutter Island yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Laeta Kalogridis pada tahun 2003. Aktor legendaris Leonardo DiCaprio terpilih menjadi pemain utama dan film ini juga berhasil menerima pujian dari para kritikus.
Menceritakan tentang  seorang Marshall A.S. bernama Teddy yang menyelidiki tentang sebuah rumah sakit jiwa di pulau terpencil, Shutter Island. Penyelidikan tersebut berawal saat hilangnya seorang wanita dari salah satu sel rumah sakit jiwa tersebut. Seiring berjalannya waktu, Teddy menemukan banyak kejanggalan yang menakutkan dari pulau tersebut.

4. Gone Girl (2014)



Film psikologi yang wajib ditonton adalah Gone Girl, diadaptasi dari novel berjudul sama karya Gillian Flynn. Film ini ditayangkan perdana sebagai film pemuka di acara Festival Film New York ke-52 pada 26 September 2014 dan langsung mendapatkan pujian dari banyak pihak. Tidak hanya itu saja, film Gone Girl ini juga dianggap sebagai film misteri postmodern terkini.

Menceritakan tentang hilangnya seorang istri sekaligus penulis buku cerita terkenal bernama Amy di wilayah Missouri. Sealam penyelidikan, seorang detektif yang menyelidiki kasus tersebut curiga bahwa Amy dibunuh oleh suaminya karena ada banyak bercak darah yang telah dihapus di dalam rumah. Namun sang suami, Nick, menyangkal tuduhan tersebut. Seiring berjalannya waktu, ada banyak fakta mengejutkan yang terkuak akan hilangnya Amy.


5. Forgotten (2017)


Film psikologi asal Negara Ginseng selanjutnya adalah Forgotten yang hingga detik ini masih dianggap film ter-plot-twist yang pernah ada. Berasal dari seorang pria muda bernama Jin-seok yang menderita amnesia jangka pendek dan hendak pindah ke rumah baru bersama keluarganya. Saat sampai di rumah, Jin-seok seolah memiliki ingatan lain tentang rumah tersebut. Namun keluarganya selalu mengatakan bahwa itu adalah efek samping dari obat yang dikonsumsinya.

Suatu malam, Jin-seok melihat kakaknya diculik oleh sekawanan orang dan tiba-tiba seminggu kemudian kakaknya pulang dengan keadaan selamat. Kakaknya, Yoo-seok, menganggap itu hanyalah halusinasi Jin-seok saja. Jin-seok terus-menerus berperang batin karena mencurigai segalanya yang ada. Seiring berjalannya waktu, Jin-seok menemukan fakta mencengangkan akan masa lalunya dan misteri suara barang jatuh di loteng rumah barunya.

KOMENTAR

Previous Post Next Post